Elon Musk (Walter Isaacson)

Gambar Produk 1
Promo
Terlaris
Rp 20.000 Rp 10.000
Judul: Elon Musk
Penulis: Walter Isaacson
Penerbit: Simon & Schuster, 2023
Isi: 688 Halaman (74 MB)
Bahasa: Inggris
Format: Ebook EPUB

Dari penulis Steve Jobs dan biografi terlaris lainnya, ini adalah kisah yang sangat mendalam tentang inovator paling menarik dan kontroversial di zaman kita —seorang visioner yang melanggar aturan yang membantu memimpin dunia memasuki era kendaraan listrik, eksplorasi ruang angkasa pribadi, dan kecerdasan buatan. Oh, dan mengambil alih Twitter.

Ketika Elon Musk masih kecil di Afrika Selatan, dia sering dipukuli oleh para pengganggu. Suatu hari sekelompok orang mendorongnya hingga terjatuh dari tangga beton dan menendangnya hingga wajahnya menjadi segumpal daging. Dia berada di rumah sakit selama seminggu. Namun luka fisiknya tidak seberapa jika dibandingkan dengan luka emosional yang ditimbulkan oleh ayahnya, seorang insinyur, bajingan, dan seorang fantasis karismatik.

Pengaruh ayahnya terhadap kejiwaannya akan tetap ada. Dia berkembang menjadi seorang anak laki-laki yang tangguh namun rentan, rentan terhadap perubahan suasana hati Jekyll-and-Hyde yang tiba-tiba, dengan toleransi yang sangat tinggi terhadap risiko, keinginan untuk drama, rasa misi yang epik, dan intensitas gila yang tidak berperasaan dan kejam. kali destruktif.

Pada awal tahun 2022 —setelah satu tahun yang ditandai dengan peluncuran tiga puluh satu roket ke orbit oleh SpaceX, Tesla menjual satu juta mobil, dan dia menjadi orang terkaya di dunia— Musk berbicara dengan sedih tentang keterpaksaannya untuk mengobarkan drama. “Saya perlu mengubah pola pikir saya dari berada dalam mode krisis, yang telah terjadi selama empat belas tahun, atau bisa dibilang hampir sepanjang hidup saya,” katanya.

Itu adalah komentar yang menyedihkan, bukan resolusi Tahun Baru. Bahkan ketika dia mengatakannya, dia diam-diam membeli saham Twitter, taman bermain utama dunia. Selama bertahun-tahun, setiap kali dia berada di tempat gelap, pikirannya kembali tertuju pada perundungan di taman bermain. Sekarang dia punya kesempatan untuk memiliki taman bermain itu.

Selama dua tahun, Isaacson membayangi Musk, menghadiri pertemuannya, berjalan di pabrik bersamanya, dan menghabiskan waktu berjam-jam mewawancarai Musk, keluarganya, teman, rekan kerja, dan musuh. Hasilnya adalah kisah mendalam yang terbuka, berisi kisah-kisah luar biasa tentang kemenangan dan kekacauan, yang menjawab pertanyaan: apakah hal-hal yang mendorong Musk juga diperlukan untuk mendorong inovasi dan kemajuan?