Hermeneutics: Writings and Lectures
Judul: Hermeneutics: Writings and Lectures
Penulis: Paul Ricoeur
Penerbit: Polity, 2013
Isi: 240 Halaman (12 MB)
Bahasa: Inggris
Format: Ebook PDF
Kontribusi Paul Ricoeur terhadap teori interpretasi, atau hermeneutika, sangat besar: ia setara dengan para pakar disiplin ini di samping Schleiermacher, Dilthey, Heidegger, dan Gadamer. Selain karya-karya besar seperti The Conflict of Interpretations, ia menulis banyak artikel dan teks pendek yang patut dikaji dan dikaji ulang. Hal ini memungkinkan kita untuk memahami lebih dalam perkembangan karyanya dari waktu ke waktu dan mengapresiasi seluruh kontribusinya. Beberapa teks mengkaji hakikat metafora, sementara yang lain memandu pembaca melalui berbagai tantangan masalah hermeneutika—dari simbol hingga teks, lalu ke teks sebagai tindakan, dengan mempertimbangkan sepenuhnya implikasi etisnya. Di sini, kita menemukan refleksi Ricoeur tentang masa depan hermeneutika dan perhatiannya yang tak henti-hentinya untuk mengeksplorasi hubungan antara hermeneutika dan filsafat analitis.
Kontribusi Ricoeur terhadap hermeneutika biblis juga sangat menentukan. Dua kajian ulung dalam volume ini membuktikan upaya Ricoeur untuk mengeksplorasi hubungan antara wahyu dan kebenaran, di satu sisi, dan antara mitos keselamatan dan akal budi, di sisi lain.
Buku ini—volume kedua tulisan dan kuliah Ricoeur—menyatukan teks-teks yang terbit antara tahun 1972 dan 2006. Buku ini diterbitkan di bawah naungan Le Fonds Ricoeur.
Penulis: Paul Ricoeur
Penerbit: Polity, 2013
Isi: 240 Halaman (12 MB)
Bahasa: Inggris
Format: Ebook PDF
Kontribusi Paul Ricoeur terhadap teori interpretasi, atau hermeneutika, sangat besar: ia setara dengan para pakar disiplin ini di samping Schleiermacher, Dilthey, Heidegger, dan Gadamer. Selain karya-karya besar seperti The Conflict of Interpretations, ia menulis banyak artikel dan teks pendek yang patut dikaji dan dikaji ulang. Hal ini memungkinkan kita untuk memahami lebih dalam perkembangan karyanya dari waktu ke waktu dan mengapresiasi seluruh kontribusinya. Beberapa teks mengkaji hakikat metafora, sementara yang lain memandu pembaca melalui berbagai tantangan masalah hermeneutika—dari simbol hingga teks, lalu ke teks sebagai tindakan, dengan mempertimbangkan sepenuhnya implikasi etisnya. Di sini, kita menemukan refleksi Ricoeur tentang masa depan hermeneutika dan perhatiannya yang tak henti-hentinya untuk mengeksplorasi hubungan antara hermeneutika dan filsafat analitis.
Kontribusi Ricoeur terhadap hermeneutika biblis juga sangat menentukan. Dua kajian ulung dalam volume ini membuktikan upaya Ricoeur untuk mengeksplorasi hubungan antara wahyu dan kebenaran, di satu sisi, dan antara mitos keselamatan dan akal budi, di sisi lain.
Buku ini—volume kedua tulisan dan kuliah Ricoeur—menyatukan teks-teks yang terbit antara tahun 1972 dan 2006. Buku ini diterbitkan di bawah naungan Le Fonds Ricoeur.
