Reader, Come Home: The Reading Brain in a Digital World
Judul: Reader, Come Home: The Reading Brain in a Digital World
Penulis: Maryanne Wolf
Penerbit: Harper, 2018
Isi: 272 Halaman (3 MB)
Bahasa: Inggris
Format: Ebook EPUB
Satu dekade lalu, buku Maryanne Wolf, Proust and the Squid, mengungkapkan apa yang kita ketahui tentang bagaimana otak belajar membaca dan bagaimana membaca mengubah cara kita berpikir dan merasa. Sejak itu, cara kita memproses bahasa tertulis telah berubah secara dramatis, dan banyak yang khawatir tentang perubahan pada diri mereka sendiri dan pada anak-anak. Penelitian baru tentang otak pembaca mencatat perubahan-perubahan ini di otak anak-anak dan orang dewasa saat mereka belajar membaca sambil berada di tengah media yang didominasi digital.
Dengan mengacu secara mendalam pada penelitian ini, buku ini terdiri dari serangkaian surat yang ditulis Wolf kepada kita—para pembacanya yang tercinta—untuk menggambarkan kekhawatiran dan harapannya tentang apa yang terjadi pada otak pembaca saat otak tersebut mau tidak mau berubah untuk beradaptasi dengan media digital. Wolf mengajukan pertanyaan-pertanyaan sulit, termasuk:
- Akankah anak-anak belajar untuk menggabungkan seluruh rangkaian proses "membaca mendalam" yang merupakan inti dari otak pembaca yang ahli?
- Akankah perpaduan antara banyaknya gangguan yang tampaknya tak terbatas bagi perhatian anak-anak dan akses cepat mereka ke informasi yang berlimpah dan langsung mengubah kemampuan mereka untuk berpikir sendiri?
- Dengan informasi yang mudah diakses, akankah generasi berikutnya belajar membangun gudang pengetahuan mereka sendiri, yang dapat menghambat kemampuan untuk membuat analogi dan menarik kesimpulan dari apa yang mereka ketahui?
- Akankah semua pengaruh ini mengubah pembentukan pada anak-anak dan penggunaan pada orang dewasa dari proses kognitif "lebih lambat" seperti berpikir kritis, refleksi pribadi, imajinasi, dan empati yang membentuk membaca mendalam dan yang memengaruhi baik cara kita berpikir maupun cara kita menjalani hidup?
- Bagaimana kita dapat melestarikan proses membaca mendalam dalam iterasi otak pembaca di masa depan?
Penulis: Maryanne Wolf
Penerbit: Harper, 2018
Isi: 272 Halaman (3 MB)
Bahasa: Inggris
Format: Ebook EPUB
Satu dekade lalu, buku Maryanne Wolf, Proust and the Squid, mengungkapkan apa yang kita ketahui tentang bagaimana otak belajar membaca dan bagaimana membaca mengubah cara kita berpikir dan merasa. Sejak itu, cara kita memproses bahasa tertulis telah berubah secara dramatis, dan banyak yang khawatir tentang perubahan pada diri mereka sendiri dan pada anak-anak. Penelitian baru tentang otak pembaca mencatat perubahan-perubahan ini di otak anak-anak dan orang dewasa saat mereka belajar membaca sambil berada di tengah media yang didominasi digital.
Dengan mengacu secara mendalam pada penelitian ini, buku ini terdiri dari serangkaian surat yang ditulis Wolf kepada kita—para pembacanya yang tercinta—untuk menggambarkan kekhawatiran dan harapannya tentang apa yang terjadi pada otak pembaca saat otak tersebut mau tidak mau berubah untuk beradaptasi dengan media digital. Wolf mengajukan pertanyaan-pertanyaan sulit, termasuk:
- Akankah anak-anak belajar untuk menggabungkan seluruh rangkaian proses "membaca mendalam" yang merupakan inti dari otak pembaca yang ahli?
- Akankah perpaduan antara banyaknya gangguan yang tampaknya tak terbatas bagi perhatian anak-anak dan akses cepat mereka ke informasi yang berlimpah dan langsung mengubah kemampuan mereka untuk berpikir sendiri?
- Dengan informasi yang mudah diakses, akankah generasi berikutnya belajar membangun gudang pengetahuan mereka sendiri, yang dapat menghambat kemampuan untuk membuat analogi dan menarik kesimpulan dari apa yang mereka ketahui?
- Akankah semua pengaruh ini mengubah pembentukan pada anak-anak dan penggunaan pada orang dewasa dari proses kognitif "lebih lambat" seperti berpikir kritis, refleksi pribadi, imajinasi, dan empati yang membentuk membaca mendalam dan yang memengaruhi baik cara kita berpikir maupun cara kita menjalani hidup?
- Bagaimana kita dapat melestarikan proses membaca mendalam dalam iterasi otak pembaca di masa depan?
