The New Map: Energy, Climate, and the Clash of Nations
Judul: The New Map: Energy, Climate, and the Clash of Nations
Penulis: Daniel Yergin
Penerbit: Penguin Books, 2020
Isi: 547 Halaman (59 MB)
Bahasa: Inggris
Format: Ebook EPUB
Dunia sedang diguncang oleh benturan energi, perubahan iklim, dan kekuatan negara-negara yang saling bertentangan di masa krisis global. Dari kekacauan ini muncul peta energi dan geopolitik yang baru. "Revolusi shale" dalam minyak dan gas telah mengubah ekonomi Amerika, mengakhiri "era kekurangan" tetapi memperkenalkan era baru yang penuh gejolak. Hampir dalam semalam, Amerika Serikat telah menjadi kekuatan energi nomor satu di dunia. Namun, kekhawatiran tentang peran energi dalam perubahan iklim menantang ekonomi global dan cara hidup, mempercepat revolusi energi kedua dalam pencarian masa depan rendah karbon. Semua ini menjadi lebih nyata dan mendesak akibat pandemi virus corona dan zaman kegelapan ekonomi yang ditimbulkannya.
Politik dunia sedang terbalik, karena perang dingin baru berkembang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, dan persaingan semakin berbahaya dengan Rusia, yang bergeser ke timur menuju Beijing. Vladimir Putin dan Xi Jinping dari Tiongkok bertemu baik dalam hal energi maupun dalam menantang kepemimpinan Amerika, karena Tiongkok memproyeksikan kekuatan dan pengaruhnya ke segala arah. Laut Cina Selatan, yang diklaim oleh Cina dan merupakan jalur perdagangan terpenting di dunia, dapat menjadi arena di mana Amerika Serikat dan Cina berbenturan langsung. Peta Timur Tengah, yang dibuat setelah Perang Dunia I, sedang ditantang oleh kelompok jihadis, Iran yang revolusioner, bentrokan etnis dan agama, serta penduduk yang gelisah. Namun, kawasan ini juga dikejutkan oleh dua kali penurunan harga minyak baru-baru ini—dan oleh pertanyaan tentang masa depan minyak di sisa abad ini.
Sebagai seorang pendongeng ulung dan pakar energi global, Daniel Yergin membawa pembaca dalam perjalanan yang sangat menarik dan tepat waktu melintasi peta dunia yang baru. Ia menerangi pertanyaan-pertanyaan besar tentang energi dan geopolitik di era meningkatnya gejolak politik dan menunjukkan tantangan besar yang ada di depan.
Penulis: Daniel Yergin
Penerbit: Penguin Books, 2020
Isi: 547 Halaman (59 MB)
Bahasa: Inggris
Format: Ebook EPUB
Dunia sedang diguncang oleh benturan energi, perubahan iklim, dan kekuatan negara-negara yang saling bertentangan di masa krisis global. Dari kekacauan ini muncul peta energi dan geopolitik yang baru. "Revolusi shale" dalam minyak dan gas telah mengubah ekonomi Amerika, mengakhiri "era kekurangan" tetapi memperkenalkan era baru yang penuh gejolak. Hampir dalam semalam, Amerika Serikat telah menjadi kekuatan energi nomor satu di dunia. Namun, kekhawatiran tentang peran energi dalam perubahan iklim menantang ekonomi global dan cara hidup, mempercepat revolusi energi kedua dalam pencarian masa depan rendah karbon. Semua ini menjadi lebih nyata dan mendesak akibat pandemi virus corona dan zaman kegelapan ekonomi yang ditimbulkannya.
Politik dunia sedang terbalik, karena perang dingin baru berkembang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, dan persaingan semakin berbahaya dengan Rusia, yang bergeser ke timur menuju Beijing. Vladimir Putin dan Xi Jinping dari Tiongkok bertemu baik dalam hal energi maupun dalam menantang kepemimpinan Amerika, karena Tiongkok memproyeksikan kekuatan dan pengaruhnya ke segala arah. Laut Cina Selatan, yang diklaim oleh Cina dan merupakan jalur perdagangan terpenting di dunia, dapat menjadi arena di mana Amerika Serikat dan Cina berbenturan langsung. Peta Timur Tengah, yang dibuat setelah Perang Dunia I, sedang ditantang oleh kelompok jihadis, Iran yang revolusioner, bentrokan etnis dan agama, serta penduduk yang gelisah. Namun, kawasan ini juga dikejutkan oleh dua kali penurunan harga minyak baru-baru ini—dan oleh pertanyaan tentang masa depan minyak di sisa abad ini.
Sebagai seorang pendongeng ulung dan pakar energi global, Daniel Yergin membawa pembaca dalam perjalanan yang sangat menarik dan tepat waktu melintasi peta dunia yang baru. Ia menerangi pertanyaan-pertanyaan besar tentang energi dan geopolitik di era meningkatnya gejolak politik dan menunjukkan tantangan besar yang ada di depan.
