The Will to Change: Men, Masculinity, and Love
Judul: The Will to Change: Men, Masculinity, and Love
Penulis: Bell Hooks
Penerbit: Atria Books, 2004
Isi: 208 Halaman (1 MB)
Bahasa: Inggris
Format: Ebook PDF
Setiap orang perlu mencintai dan dicintai—termasuk laki-laki. Tetapi untuk mengenal cinta, laki-laki harus mampu melihat bagaimana budaya patriarki menghalangi mereka untuk memahami diri mereka sendiri. Dalam The Will to Change, bell hooks memberikan panduan penuh empati bagi laki-laki dari segala usia dan identitas untuk memahami bagaimana berhubungan dengan perasaan mereka, dan bagaimana mengekspresikan versus menekan emosi yang merupakan bagian mendasar dari diri kita.
Dengan kejujuran khas dan kecerdasan yang tajam, hooks membahas kekhawatiran paling umum yang dialami laki-laki, seperti ketakutan akan keintiman dan hilangnya tempat patriarki mereka dalam masyarakat, dengan cara-cara baru dan menantang. The Will to Change “menciptakan ruang bagi laki-laki untuk mengakui trauma mereka dan menyembuhkan—bukan hanya untuk kepentingan mereka sendiri, tetapi untuk kepentingan semua orang dalam hidup mereka” (BuzzFeed).
Penulis: Bell Hooks
Penerbit: Atria Books, 2004
Isi: 208 Halaman (1 MB)
Bahasa: Inggris
Format: Ebook PDF
Setiap orang perlu mencintai dan dicintai—termasuk laki-laki. Tetapi untuk mengenal cinta, laki-laki harus mampu melihat bagaimana budaya patriarki menghalangi mereka untuk memahami diri mereka sendiri. Dalam The Will to Change, bell hooks memberikan panduan penuh empati bagi laki-laki dari segala usia dan identitas untuk memahami bagaimana berhubungan dengan perasaan mereka, dan bagaimana mengekspresikan versus menekan emosi yang merupakan bagian mendasar dari diri kita.
Dengan kejujuran khas dan kecerdasan yang tajam, hooks membahas kekhawatiran paling umum yang dialami laki-laki, seperti ketakutan akan keintiman dan hilangnya tempat patriarki mereka dalam masyarakat, dengan cara-cara baru dan menantang. The Will to Change “menciptakan ruang bagi laki-laki untuk mengakui trauma mereka dan menyembuhkan—bukan hanya untuk kepentingan mereka sendiri, tetapi untuk kepentingan semua orang dalam hidup mereka” (BuzzFeed).
