Dirt to Soil: One Family's Journey into Regenerative Agriculture

Gambar Produk 1
Promo
Terlaris
Rp 20.000 Rp 10.000
Judul: Dirt to Soil: One Family's Journey into Regenerative Agriculture
Penulis: Gabe Brown
Penerbit: Chelsea Green, 2018
Isi: 276 Halaman (38 MB)
Bahasa: Inggris
Format: Ebook EPUB

Gabe Brown tidak berniat mengubah dunia ketika pertama kali mulai bekerja bersama ayah mertuanya di pertanian keluarga di North Dakota. Namun, serangkaian bencana tanaman akibat cuaca buruk membuat Brown dan istrinya, Shelly, berada dalam kesulitan keuangan yang parah, sehingga mereka mulai melakukan perubahan besar pada pertanian mereka. Brown—dalam upaya untuk sekadar bertahan hidup—mulai bereksperimen dengan praktik-praktik baru yang telah ia pelajari dari membaca dan berbicara dengan para peneliti dan peternak inovatif. Saat ia dan keluarganya berjuang untuk menjaga pertanian tetap berjalan, mereka menemukan diri mereka dalam perjalanan luar biasa menuju jenis pertanian baru: pertanian regeneratif.

Brown menghentikan penggunaan sebagian besar herbisida, insektisida, dan pupuk sintetis yang merupakan bagian standar dari pertanian konvensional. Ia beralih ke penanaman tanpa pengolahan tanah, mulai menanam campuran tanaman penutup yang beragam, dan mengubah praktik penggembalaannya. Dengan demikian, Brown mengubah ekosistem pertanian yang terdegradasi menjadi ekosistem yang penuh kehidupan—dimulai dari tanah dan terus berkembang, satu tanaman dan satu hewan pada satu waktu.

Dalam buku Dirt to Soil, Gabe Brown menceritakan kisah perjalanan luar biasa itu dan menawarkan banyak solusi inovatif untuk memulihkan tanah dengan menjabarkan dan menjelaskan "lima prinsip kesehatan tanah"-nya, yaitu:
Gangguan Terbatas
Perlindungan
Keanekaragaman
Akar yang Hidup
Hewan yang Terintegrasi

Model Brown’s Ranch, yang dikembangkan selama lebih dari dua puluh tahun melalui eksperimen dan penyempurnaan, berfokus pada regenerasi sumber daya dengan terus meningkatkan biologi hidup di dalam tanah. Dengan menggunakan prinsip-prinsip pertanian regeneratif, Brown’s Ranch telah menumbuhkan beberapa inci lapisan tanah atas baru hanya dalam dua puluh tahun! Peternakan seluas 5.000 hektar ini menghasilkan berbagai macam tanaman komersial dan tanaman penutup tanah serta daging sapi dan domba yang diberi makan rumput, ayam petelur yang digembalakan, ayam broiler, dan babi yang digembalakan, semuanya dipasarkan langsung kepada konsumen.

Kuncinya adalah bagaimana kita berpikir, kata Brown. Dalam model pertanian industri, semua pemikiran terfokus pada membunuh sesuatu. Tetapi pola pikir itu juga membunuh keanekaragaman, tanah, dan keuntungan, Brown menyadari. Kini ia menyalurkan pemikiran kreatifnya untuk mencari cara agar lahannya menjadi lebih subur—lebih banyak tanaman, hewan, dan serangga bermanfaat. “Hambatan terbesar dalam memecahkan masalah,” kata Brown, “adalah pikiran manusia.”